FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN PENERAPAN CORPORATE UNIVERSITY SEBAGAI PEMBENTUK LEARNING ORGANIZATION PADA KEMENTERIAN KEUANGAN
Kata Kunci:
corporate university, learning organization, skill group owner, sumber daya manusiaAbstrak
Corporate University merupakan salah satu pendekatan strategis dalam pengembangan sumber daya manusia yang diarahkan untuk mewujudkan learning organization sebagai bagian dari upaya pencapaian kinerja organisasi. Pada Kementerian Keuangan, penerapan corporate university bertujuan untuk memfokuskan upaya meningkatkan kompetensi pegawai pada pencapaian tujuan strategis organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan penerapan corporate university di Kementerian Keuangan dan tantangan dan peluang yang dihadapi dalam proses penerapannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode wawancara mendalam kepada para informan yang terdiri dari praktisi, pengelola Kementerian Keuangan corporate university, skill group owner di Kementerian Keuangan, dan pengelola corporate university dari lembaga lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor yang mendukung keberhasilan corporate university di Kementerian Keuangan, yaitu adanya komitmen pimpinan, dukungan organisasi, dan kesiapan infrastruktur. Faktor penting lain yang mendukung keberhasilan adalah kualitas SDM Kementerian Keuangan di dalam merespon perubahan, termasuk adanya motivasi yang kuat untuk berubah, dan kekuatan sinergi yang dibangun oleh BPPK dengan seluruh pemangku kepentingan, serta adanya blue print corpu yang dimiliki Kementerian Keuangan dari awal pembangunan Corpu dan pengembangan pembelajaran berbasis corpu yang fit dengan generasi Z. Tantangan yang dihadapi dalam penerapan corpu dan keterkaitannya dengan pembangunan LO adalah engagement unit terhadap corpu yang masih perlu ditingkatkan, budaya belajar Kemenkeu yang belum optimal terbangun, masih adanya kebijakan pengelolaan SDM yang tidak selaras dengan penerapan corpu, strategi pengelolaan pembelajaran yang perlu dipertajam, masih adanya resistensi unit terhadap penilaian implementasi LO, dan perlunya investasi sumber daya yang lebih serius untuk lebih menjamin keberhasilan penerapan corpu. Di sisi lain terdapat peluang untuk lebih meningkatkan keberhasilan penerapan corpu dalam membangun LO, yaitu belajar pada saat bekerja yang sudah dilaksanakan dalam aktivitas sehari-hari pegawai, tuntutan pekerjaan dan kompetensi menciptakan kebutuhan untuk belajar, belajar semakin menjadi kebiasaan, corpu mengembangkan semangat kolaboratif, corpu menguatkan peran leaders as teachers, corpu menguatkan pengelolaan pengetahuan (repository aset intelektual) Kemenkeu, dan wajib (mandatory) secara nasional memberi corpu dasar hukum dan urgensi yang lebih kuat untuk terus eksis.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Kajian Akademis BPPK

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.