PENGARUH KEGIATAN KOMUTING TERHADAP KESEHATAN FISIK PEGAWAI: STUDI KASUS PADA PEGAWAI KEMENTERIAN KEUANGAN

Penulis

  • Widdy Muhammad Sabar Wibawa Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan dan Manajerial, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan
  • Hermawan Hermawan Direktorat Jenderal Pajak
  • Muhammad Khaidir Rizqhy Harahap Direktorat Jenderal Pajak

Kata Kunci:

kegiatan komuting, jarak tempuh, waktu tempuh, kesehatan, stres

Abstrak

Kajian akademis ini bertujuan untuk melakukan observasi mengenai pengaruh kegiatan komuter pegawai dengan indikator jarak dan waktu tempuh perjalanan pulang pergi dari tempat tinggal dan ke tempat bekerja terhadap kesehatan fisik pegawai, dengan menyertakan faktor moderasi stres pegawai, kegiatan refreshing, kebijakan work from home (WFH), dan penyakit bawaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan utilisasi data cross sectional terhadap responden pegawai Kementerian Keuangan yang berdinas di wilayah administratif kota Jakarta. Dengan menggunakan tools SmartPLS, penelitian ini menghasilkan analisis bahwa kegiatan komuting, dengan faktor jarak tempuh dan waktu tempuh dari tempat tinggal dan ke tempat bekerja, tingkat stres pegawai, dan penyakit bawaan mempunyai korelasi yang signifikan dengan kesehatan fisik pegawai. Selain itu, adanya kebijakan WFH dan kegiatan refreshing menjadi faktor moderasi yang signifikan mempengaruhi hubungan pengaruh antara kegiatan komuting dengan kesehatan fisik pegawai. Implikasi terhadap kegiatan akademis dan kebijakan manajerial atau praktis, keterbatasan penelitian dan saran untuk penelitian di masa mendatang, dibahas di dalam kajian akademis ini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-12

Cara Mengutip

Wibawa, W. M. S., Hermawan, H., & Harahap, M. K. R. (2025). PENGARUH KEGIATAN KOMUTING TERHADAP KESEHATAN FISIK PEGAWAI: STUDI KASUS PADA PEGAWAI KEMENTERIAN KEUANGAN. Kajian Akademis BPPK, 74–108. Diambil dari https://jurnalbppk.kemenkeu.go.id/kabppk/article/view/912