DAMPAK CARBON BORDER ADJUSTMENT MECHANISM (CBAM) PADA PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN EMISI KARBON DENGAN MODEL GLOBAL TRADE ANALYSIS PROJECT (GTAP)
Kata Kunci:
CBAM, GTAP, perdagangan internasional, ekspor, imporAbstrak
Kajian akademis ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) pada perdagangan internasional dan emisi karbon di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Global Trade Analysis Project (GTAP) versi 10, yang menggabungkan data perdagangan dan emisi karbon global untuk mensimulasikan dampak CBAM pada ekspor dan impor di enam komoditas utama: semen, aluminium, pupuk, listrik, besi dan baja, serta hidrogen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penerapan CBAM berpotensi menurunkan volume ekspor Indonesia, menaikkan harga jual produk ekspor, dan menurunkan harga jual produk impor, khususnya di sektor-sektor yang tergolong intensif karbon. Selain itu, CBAM memberikan insentif kepada sektor industri untuk beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan guna mengurangi beban pajak karbon. Simulasi ini juga menunjukkan bahwa kebijakan ini dapat berkontribusi pada penurunan emisi karbon di Indonesia, meskipun berdampak negatif pada volume perdagangan dalam jangka pendek. Kesimpulannya, penerapan CBAM perlu dipertimbangkan secara strategis oleh pemerintah Indonesia dalam rangka mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan mencapai target Net Zero Emissions pada tahun 2060.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Kajian Akademis BPPK

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.