PROSES TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN CUKAI DI DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI

Penulis

  • Arief Seno Nugroho Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kementerian Keuangan
  • Tedy Himawan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kementerian Keuangan

Kata Kunci:

transformasi digital, layanan publik, cukai

Abstrak

Era Milenium Ketiga (Piliang, 2020) merupakan masa dimana munculnya perubahan sebuah struktur hubungan sosial serta kebiasaan dalam masyarakat karena teknologi (Susarla et al., 2012), berubahnya pola mobilitas masyarakat tersebut seharusnya menjadi perhatian bagi Pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Salah satu tantangan global yang menjadi perhatian Pemerintah adalah respon terhadap perkembangan digitalisasi, karena transformasi digital di sektor publik berkaitan peran pemerintah mengarahkan bagaimana sebuah teknologi digunakan oleh publik serta membentuk aktivitasnya sebagai bentuk konsekuensi penggunaan teknologi. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) merupakan instansi pemerintah pusat bagian dari Kementerian Keuangan yang saat ini secara terus menerus melakukan perbaikan dengan penggunaan digitalisasi pada layanan publik dalam rangka reformasi birokrasi dan Transformasi Kelembagaan hingga mampu mendapatkan penghargaan “Top Digital Implementation 2022 Level Stars 5 & Top Leader on Digital Implementation 2022”. Dengan capaian dan proses yang telah dilakukan oleh DJBC, penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat bagaimana proses transformasi digital dan pada tahapan apa proses transformasi digital DJBC saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer berupa wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi pendukung atas pelaksanaan digitalisasi layanan cukai yang melibatkan Tim Evaluasi dan Pengembangan Sistem Aplikasi di Bidang Cukai serta Tim Pengembang Sistem Aplikasi Cukai. Hasil analisis menunjukan bahwa proses transformasi digital layanan cukai telah dilakukan sejak masih menggunakan tulisan diatas formulir, sistem recital tool, komputerisasi, hingga saat ini telah dilakukan secara otomasi. Capaian proses tersebut apabila dirujuk pada framework OECD (2016) telah berada pada peralihan tahapan kedua ke tahapan ketiga yaitu tahapan e-government menuju digital government, pada tahapan ini dapat terlihat dari fokus perubahan yang telah dicapai pada tujuan penggunaan, keterlibatan, aktivitas utama, serta pelayanan individu. Penulis menyakini capaian proses tersebut masih dapat berkembang dengan pengembangan ExSIS 4.0 yang saat ini sedang dilakukan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-05-27

Cara Mengutip

Nugroho, A. S., & Himawan, T. (2025). PROSES TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN CUKAI DI DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI. Simposium Nasional Keuangan Negara. Diambil dari https://jurnalbppk.kemenkeu.go.id/snkn/article/view/956