OPTIMIZING THE UTILIZATION OF EXCISE REVENUE SHARING FUND FOR TOBACCO PRODUCT BY IMPLEMENTING INTERNET SAATHI PROGRAM TO AMPLIFY INCLUSIVE DIGITAL ECONOMY

Penulis

  • Javas Hasthoka Amodha Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kata Kunci:

Excise Duty, Excise Revenue Sharing Fund For Tobacco Product, Internet Saathi, Inclusive Economy, Digital Economy

Abstrak

Undang-Undang Cukai Indonesia mengamanatkan adanya Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebagai bagian dari Dana Transfer ke Daerah yang dibagikan kepada setiap provinsi yang memberikan kontribusi penerimaan cukai hasil tembakau (PMK-215/PMK.07/2021 tentang DBH CHT). DBH CHT telah diatur untuk meningkatkan kualitas bahan baku, pembinaan industri hasil tembakau, pembinaan sosial lingkungan, sosialisasi peraturan cukai dan pemberantasan barang kena cukai ilegal. Namun, pemanfaatannya sering kali terkendala oleh inefisiensi dan alokasi yang tidak tepat. Program Internet Saathi yang dikembangkan di India, telah berhasil memberdayakan perempuan di pedesaan dengan program literasi digital dan pengetahuan keterampilan internet, yang mengarah pada peningkatan pembangunan sosial-ekonomi. Tulisan ini dibuat dengan tujuan untuk menganalisis pemanfaatan DBH CHT, dan mengusulkan adaptasi dan implementasi program Internet Saathi di Indonesia, dan mengevaluasi potensi sekaligus dampaknya dalam mendorong ekonomi digital yang inklusif, khususnya di kalangan perempuan, untuk berkontribusi terhadap visi Indonesia Emas 2045. Kajian pada tulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan tinjauan literatur yang komprehensif dengan kajian studi mengenai pemanfaatan DBH CHT dan program Internet Saathi, serta menyoroti keberhasilan dan tantangan yang akan dihadapi. Pengumpulan data mengenai alokasi DBH CHT dan penggunaannya di Indonesia, memberikan gambaran mengenai praktik-praktik yang ada saat ini dan mengidentifikasi kelemahan yang dapat diatasi oleh program Internet Saathi. Analisis komparatif terhadap dampak program di India juga dapat memproyeksikan kelayakan dan potensi keberhasilannya di Indonesia. Implementasi program yang diusulkan mencakup perencanaan strategis, desain program, dan pelaksanaannya. Dengan demikian, kebermanfaatan ekonomis di daerah pedesaan diharapkan bisa dirasakan seperti peningkatan literasi digital, peningkatan kewirausahaan, dan penciptaan lapangan kerja. Paper ini juga memberikan solusi yaitu dengan menerapkan strategi mitigasi resiko yang mendalam untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, dengan upaya kolaboratif dari semua pihak yaitu pemerintah, sektor swasta, LSM, dan partisipasi masyarakat untuk mendukung program yang diusulkan, untuk memberikan dampak transformatif terhadap kehidupan sosial-ekonomi di Indonesia.

Diterbitkan

2025-05-27

Cara Mengutip

Amodha, J. H. (2025). OPTIMIZING THE UTILIZATION OF EXCISE REVENUE SHARING FUND FOR TOBACCO PRODUCT BY IMPLEMENTING INTERNET SAATHI PROGRAM TO AMPLIFY INCLUSIVE DIGITAL ECONOMY. Simposium Nasional Keuangan Negara. Diambil dari https://jurnalbppk.kemenkeu.go.id/snkn/article/view/948