MENGUKUR EFEKTIVITAS KEBIJAKAN CUKAI PLASTIK DALAM MENGATASI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI INDONESIA: PENDEKATAN SEM-PLS
Kata Kunci:
plastik, dampak lingkungan, kebijakan cukai plastik, SEM PLSAbstrak
Sebagai salah satu negara penghasil sampah terbesar di dunia, Indonesia menghadapi tantangan serius terkait permasalahan sampah plastik. Pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan kebijakan tentang daur ulang plastik dan pelarangan penggunaan plastik di berbagai daerah, namun efektivitasnya belum mencapai tingkat optimal. Kebijakan cukai plastik menjadi salah satu opsi tambahan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas kebijakan cukai plastik dalam mengatasi krisis lingkungan di Indonesia, serta membandingkannya dengan kebijakan pelarangan penggunaan plastik dan daur ulang plastik dari perspektif masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian explanatory atau confirmatory research dengan sampel berjumlah 208 responden. Metode analisis data yang digunakan Structural Equation Model (SEM) - Partial Least Square (PLS) menggunakan aplikasi Smart PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan cukai plastik dan kebijakan pelarangan penggunaan plastik berpengaruh positif dan signifikan terhadap dampak lingkungan. Sedangkan kebijakan daur ulang plastik tidak berpengaruh signifikan terhadap dampak lingkungan. Kebijakan cukai plastik memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan dua kebijakan lainnya. Bahkan pengaruh kebijakan cukai plastik terhadap dampak lingkungan dua kali lebih besar dari kebijakan pelarangan penggunaan plastik. Penerapan kebijakan cukai plastik akan berpengaruh signifikan dan positif terhadap dampak lingkungan dengan peningkatan hingga 63,4%. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat percaya kebijakan cukai plastik adalah solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan lingkungan di Indonesia.