PENERAPAN SUKUK BERDASARKAN ASET KEKAYAAN NEGARA DI INDONESIA
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Sukuk BerUnderlying Asset Kekayaan Negara di Indonesia dalam Nilai Islam. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data skunder dan metode yang digunakan yaitu analisis SWOT dengan bantuan dari beberapa literatur sebagai sumber pustaka dan wawancara yang dilakukan selama penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada akhir tahun 2016, nilai emisi sukuk sudah mencapai 20.425,4 Milyar Rupiah (USD 1.520). Dengan jumlah APBN sebesar 2.152.695 M Rupiah (USD 159.700), maka market share sukuk di Indonesia pada tahun 2016 mencapai 0,95%. Untuk menjadikan sukuk emakin berkembang, Indonesia mempunyai terobosan baru dengan menggunakan kekayaan negara sebagai underlying asset dalam penerbitannya. Akan tetapi, penggunaan underlying asset tersebut hanya terbatas pada barang milik negara (BMN), sehingga perlu dilakukan perluasan terhadap aset negara yang digunakan sebagai underlying. Karena kekayaan negara tidak terbatas dengan adanya suatu hal yang berupa gedung atau bangunan semata, melainkan juga termasuk semua kekayaan alam yang melekat pada aset tersebut.