PENGARUH BELANJA PENDIDIKAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP AKSES PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DI TINGKAT KABUPATEN/KOTA
Studi Kasus Tahun 2010-2012
Kata Kunci:
Belanja Pendidikan, Indeks Pembangunan Manusia, Akses PendidikanAbstrak
Tidak semua warga negara memperoleh akses yang sama terhadap pendidikan padahal sesuai amanat konstitusi pemerintah harus memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen, baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seiring dengan pertumbuhan belanja pendidikan, data statistik menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia semakin meningkat dari tahun 2010-2015, meskipun indeks ini masih tergolong rendah di tingkat internasional. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui pengaruh belanja pendidikan terhadap akses pendidikan dasar dan menengah di tingkat kabupaten/kota. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode data panel berdasarkan model teoritis Human Capital Investment. Dari hasil analisis diperoleh hasil bahwa belanja pemerintah daerah di bidang pendidikan dan karakteristik wilayah/pulau berpengaruh terhadap akses pendidikan. Pendapatan perkapita berpengaruh positif terhadap angka partisipasi murni SMP dan SMA. Sementara itu, belanja kesehatan per murid menunjukkan pengaruh yang signifikan negatif terhadap angka partisipasi murni SMA.