DESENTRALISASI FISKAL DAN STABILITAS POLITIK DALAM KERANGKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI INDONESIA

Penulis

  • Proborini Hastuti UPN Veteran Jawa Timur

Kata Kunci:

Stabilitas Politik, Desentralisasi Fiskal, Good Governance

Abstrak

Pengaruh Stabilitas Politik Daerah Terhadap Penerapan Desentralisasi Fiskal di Indonesia. Kebijakan desentralisasi fiskal merupakan konsekuensi dari keputusan politik desentralisasi atau politik otonomi daerah yang diambil pemerintah. Otonomi daerah tidak mungkin berhasil apabila tidak didukung sepenuhnya oleh politik fiskal melalui transfer fiskal ke daerah (desentralisasi fiskal) untuk mendukung keberhasilan otonomi daerah tersebut. Pelaksanaan otonomi daerah di lapangan diakui lebih pada aspek politik ketimbang aspek ekonomi. Persoalan muncul ketika stabilitas politik di daerah tidak cukup signifikan berjalan yang kemudian berpengaruh pada penerapan desentralisasi fiscal yang tidak sinergi. Hal inipun kemudian berimplikasi pada persoalan-persoalan lanjutan yang berdampak pada jalannya pemerintahan dan tentu saja jalannya desentralisasi fiscal itu sendiri. Pun demikian, jika terjadi sebaliknya yaitu stabilitas politik di daerah berjalan ideal dan sehat sehingga berpengaruh secara komprehensif pada jalannya pemerintahan di daerah tentu hal inipun berbanding lurus dengan jalannya desentralisasi fiscal yang nantinya bermuara pada good governance di daerah.

Unduhan

Diterbitkan

2018-11-09

Cara Mengutip

Hastuti, P. (2018). DESENTRALISASI FISKAL DAN STABILITAS POLITIK DALAM KERANGKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI INDONESIA. Simposium Nasional Keuangan Negara, 1(1), 784–799. Diambil dari https://jurnalbppk.kemenkeu.go.id/snkn/article/view/293