Potensi Terjadinya Soft Budget Constraint di Pemerintahan Daerah: Kasus Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Ternate
Abstrak
Desentralisasi Fiskal tidak hanya menimbulkan dampak positif tetapi juga menimbulkan tantangan dan konsekuensi negatif. Salah satunya adalah soft budget constraint. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi apakah terdapat potensi terjadinya soft budget constraint di Pemerintahan Daerah dalam kasus pengelolaan keuangan daerah Kota Ternate. Studi ini merupakan studi yang bersifat eksplanatif dengan penajaman terhadap analisa laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD). Hasil dari studi ini antara lain: (i) kondisi fiskal kota ternate yang cenderung defisit dan bahkan mengalami solvabilitas jangka pendek yang buruk karena kas dan investasi jangka pendeknya tidak mampu menutupi kewajiban jangka pendeknya. Komitmen pemkot Ternate untuk menyelesaikan kondisi tersebut terindikasi sangat lemah (ii) ketimpangan fiskal vertikal yang sangat tinggi diikuti dengan otonomi melakukan pinjaman daerah juga tinggi. Dengan kondisi tersebut, memicu potensi terjadinya soft budget constraint di pemkot Ternate apalagi ada jaminan undang-undang untuk menyelamatkan daerah-daerah yang mengalami krisis solvabilitas keuangan.