PENENTUAN UNSUR KETIDAKPASTIAN DALAM PENGHITUNGAN ESTIMASI NILAI PASAR PROPERTI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PENDAPATAN: CATATAN PRAKTISI

Penulis

  • Kristian Agung Prasetyo Pusdiklat Pajak

Kata Kunci:

pajak, nilai, probabilitas, simulasi, ketidakpastian

Abstrak

Faktor ketidakpastian selalu ada di dalam proses estimasi nilai properti. Hal ini karena adanya keterbatasan kemampuan penilai untuk memformulasikan kondisi pasar ke dalam model penilaian yang dipergunakannya. Ini misalnya terkait dengan ketidakpastian tingkat kapitalisasi atau penghasilan yang diperoleh dari properti itu. Alhasil nilai yang diestimasikan pun sebenarnya mengandung unsur ketidakpastian pula. Namun demikian, nampaknya estimasi nilai properti sebagai hasil proses penilaian lebih sering disajikan dalam bentuk angka tunggal. Padahal jika memperhitungkan faktor ketidakpastian, seharusnya estimasi nilai properti disajikan berupa range nilai, karena pada hakikatnya penilai tidaklah memiliki keyakinan nyata atas estimasi nilai yang dihitungnya. Hal ini pun terlihat pada praktik penilaian di Direktorat Jenderal Pajak. Paper ini ditujukan untuk memberikan ilustrasi tentang bagaimana unsur ketidakpastian bisa dianalisis dan disajikan dalam laporan penilaian properti dengan menggunakan pendekatan berbasis probabilitas.

Unduhan

Diterbitkan

2018-11-09

Cara Mengutip

Prasetyo, K. A. (2018). PENENTUAN UNSUR KETIDAKPASTIAN DALAM PENGHITUNGAN ESTIMASI NILAI PASAR PROPERTI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PENDAPATAN: CATATAN PRAKTISI. Simposium Nasional Keuangan Negara, 1(1), 58–78. Diambil dari https://jurnalbppk.kemenkeu.go.id/snkn/article/view/246