PENGARUH MONOPOLI, INFORMASI YANG ASIMETRIS DAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS TERHADAP KEINGINAN UNTUK MENGADOPSI SISTEM E-PROCUREMENT PADA KEMENTERIAN KEUANGAN

Penulis

  • dwi ari wibawa pusdiklat anggaran dan perbendaharaan
  • Sutiono Sutiono Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan

Kata Kunci:

e-procurement, transparansi dan akuntabilitas, monopoli, informasi asimetris

Abstrak

 

Abstrak

Salah satu tujuan penerapan e-procurement adalah mengurangi peluang terjadinya korupsi pada proses pengadaan barang dan jasa. Penelitian ini menguji pengaruh monopoli, informasi yang asimetri dan transparansi dan akuntabilitas terhadap keinginan untuk mengadopsi e-procurement. Data kuesioner diperoleh dari 118 responden yang merupakan pejabat pengadaan yang berasal dari seluruh eselon 1 Kemenkeu dan diolah menggunakan regresi linear. Hasilnya membuktikan terdapat pengaruh informasi yang asimetris dan transparansi dan akuntabilitas terhadap keinginan untuk mengadopsi e-procurement.

Unduhan

Diterbitkan

2018-11-09

Cara Mengutip

wibawa, dwi ari, & Sutiono, S. (2018). PENGARUH MONOPOLI, INFORMASI YANG ASIMETRIS DAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS TERHADAP KEINGINAN UNTUK MENGADOPSI SISTEM E-PROCUREMENT PADA KEMENTERIAN KEUANGAN. Simposium Nasional Keuangan Negara, 1(1), 846–878. Diambil dari https://jurnalbppk.kemenkeu.go.id/snkn/article/view/204