PENGARUH PMA DAN PDB TERHADAP PENERIMAAN PAJAK INDONESIA: ANALISIS DATA PANEL 2005-2015
Kata Kunci:
Penerimaan Pajak, Penanaman Modal Asing, Produk Domestik Bruto, Data Panel, Model Efek TetapAbstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh penanaman modal asing (PMA) dan Produk Domestik Bruto (PDB) terhadap penerimaan pajak di Indonesia. Data panel dari 9 sektor untuk periode 2005-2015 untuk mendapatkan panel yang seimbang dari 99 pengamatan digunakan dalam estimasi empiris. Model Efek Tetap adalah model terbaik yang dipilih sesuai uji redundant fixed effect dan uji correlated random effect-Hausman untuk menemukan dampak signifikan dari PMA dan PDB terhadap penerimaan pajak. Selanjutnya dilakukan uji asumsi klasik dengan hasil tidak terdapat multikolinearitas dan terbebas dari pelanggaran asumsi heterokedastisitas. Hasil empiris menunjukkan bukti kuat bahwa variabel FDIG memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap variabel TRG sedangkan pengaruh variabel GDPE terhadap TRG menunjukkan hubungan yang negatif dan signifikan. Berdasarkan hasil regresi tersebut dapat dikatakan bahwa secara agregat masuknya PMA ke Indonesia akan meningkatkan penerimaan pajak secara jangka panjang. Namun demikian, ditemukan fakta bahwa peningkatan PDB berpengaruh signifikan yang negatif terhadap penerimaan pajak yang menunjukkan bukti bahwa peningkatan PDB tidak diikuti dengan peningkatan penerimaan pajak. Diperlukan kebijakan dari pemerintah Indonesia untuk menarik PMA agar berinvestasi di Indonesia, misalnya dengan memberikan insentif pajak yang menarik, dan melaksanakan Reformasi Perpajakan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi praktek penghindaran pajak global (base erosion and profit shifting/BEPS) dan meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak sehingga menghasilkan penerimaan pajak yang optimal.